Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) PT Surya Esa Perkasa Tbk (ESSA) memutuskan membagikan dividen senilai Rp 775,2 miliar atau Rp 45 per saham dengan harga saham nominal ESSA Rp 10 per saham. Nilai ini merupakan pembagian laba tertinggi dari perseroan untuk pemegang saham.
Pembagian dividen ini sejalan dengan rekor pendapatan perseroan pada 2022, yang didukung kegiatan operasional baik serta kondisi pasar yang menguntungkan. Dalam laporan keuangan konsolidasian Tahun 2022, ESSA melaporkan pencapaian pendapatan US$ 731 juta, naik 141% dari pendapatan tahun sebelumnya (year on year atau yoy).
ESSA juga mencetak EBITDA sebesar US$ 354 juta, naik 161% (yoy). Bisnis amoniak ESSA menyumbang 93% pendapatan perseroan pada 2022. Dalam periode tersebut, perseroan mengantongi pendapatan tertinggi dalam sejarah. Laba bersih perseroan pun naik 894% dari US$ 14 juta pada 2021 menjadi US$ 139 juta tahun lalu.
“Kami sangat senang dapat membagi keuntungan yang diraih perseroan sepanjang 2022 dengan para pemegang saham melalui pengumuman pembagian dividen yang istimewa ini,” tulis Presiden Direktur ESSA Vinod Laroya dalam keterangan resmi yang dikutip pada Kamis (16/3/2023).
Vinod Laroya menambahkan, rekam jejak operasional ESSA yang efisien didukung oleh harga komoditas yang luar biasa kuat telah menghasilkan kinerja solid tahun lalu.
“Selanjutnya, kami tetap optimis atas peluang pertumbuhan baru di industri hilir gas yang diharapkan semakin memberikan nilai lebih bagi pemegang saham,” sambung Vinod.
Sebelumnya, Surya Esa baru saja menyelesaikan akuisisi tambahan 10% saham PT Panca Amara Utama (PAU). Anak usaha perseroan yakni PT Sepchem menerbitkan 17,79 miliar saham baru senilai total Rp 1,77 triliun kepada ESSA untuk pengalihan 10,54% saham di PAU.
Saham baru yang seluruhnya diambil bagian oleh ESSA, dikeluarkan dan diterbitkan dari “dalam simpanan” (portepel) Sepchem. Dengan begitu, kini ESSA memiliki 70% saham PT Panca Amara Utama melalui Sepchem.
Berdasarkan kepemilikan saham, ESSA merupakan pemegang saham pengendali dalam PT Sepchem sebesar 99,99%. Sementara berdasarkan kepengurusan, Direktur dan Komisaris Surya Esa Perkasa turut menjabat sebagai Direktur dan Komisaris PT Sepchem.
Mereka adalah Komisaris Sepchem Rahul Puri, Presiden Direktur Sepchem Kanishk Laroya, dan Direktur Sepchem Isenta. ESSA merupakan emiten yang bergerak di sektor energi dan kimia dengan kilang Liquefied Petroleum Gas (LPG) dan pabrik amoniak. (C02).
Sumber : beritasatu.com
