Sekretaris Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Cilegon, Ahmad Muiz mengungkapkan tantangan terbesar yang dihadapi oleh jajarannya adalah menangani insiden di industri kimia besar yang berpotensi menyebabkan dampak signifikan. Menurutnya, penanganan kebakaran di sektor ini memerlukan kerjasama yang erat antara pihak industry, Pemerintah Daerah dan seluruh pihak terkait.

Muiz menyatakan selain kebakaran rumah atau pasar yang sering terjadi, kebakaran di industri kimia memerlukan perhatian khusus. Menurutnya dampak kebakaran di industri kimia sangat luar biasa. Maka ia meminta kerja sama kepada seluruh pihak dalam mengantisipasi dan menangani insiden tersebut.

“Untuk menghadapi tantangan ini kami akan mengadakan rapat koordinasi dan diskusi sebagai langkah antisipasi terhadap potensi ledakan di industri kimia, saya berharap tidak ada musibah yang terjadi, tapi kita harus siap mengantisipasinya dengan kerjasama yang baik,” kata Muiz dalam dialog pagi bersama RRI Banten. 

Selain itu, Muiz mengimbau kepada masyarakat agar tidak panik saat menghadapi kebakaran dan segera menghubungi petugas pemadam kebakaran melalui Call Center 377113. 

“Masyarakat untuk tidak ragu memberikan informasi terkait kebakaran atau penyelamatan agar penanganan dapat dilakukan dengan cepat dan tepat,” ujarnya. 

Muiz menegaskan pihaknya siap melaksanakan tugas dan memberikan pelayanan 24 jam kepada seluruh masyarakat di Kota Cilegon.

“DPKP Kota Cilegon terus berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik dan cepat dalam menangani setiap insiden kebakaran dan penyelamatan. Dengan kerjasama yang baik antara masyarakat dan petugas pemadam kebakaran, diharapkan setiap tantangan dapat diatasi dengan efektif dan efisien,” ujar Muiz.

Sumber : RRI